Sukses di Layar Lebar, Ini Cerita Hidup Keanu Reeves yang Berduka dan Memilukan

Cerita Hidup dari seorang artis yang populer Keanu Charles Reeves selalu memikat banyak orang buat dibaca. Semenjak kembali menggedor melalui figur John Wick dalam trilogi filmnya beberapa lalu, Keanu Reeves menjadi lagi sorotan.

Cerita Hidup Keanu Reeves yang Berduka

Bintang kelahiran Beirut, Lebanon ini sudah memainkan banyak sekali film box office di sejauh profesinya. Sukses besar dalam trilogi film Matrix yang fantastis, Keanu sukses menunjukkan aktingnya yang menarik dalam Speed (1994) bersama Sandra Bullock.

Pria dengan tinggi tubuh 186 cm itu dikenal juga pemurah hati dan berhati emas. Walau sudah jadi simbol ternama Hollywood, tetapi bintang film Constantine (2005) ini perduli kemanusiaan.

Baca Juga: Usaha Thrifting Makin Digemari Milenial

Bisa dibuktikan dia kerap berperan serta mempraktikkan hartanya untuk wanita dengan kanker dan leukemia

Ayahnya Pengedar Narkoba

Cerita Hidup Keanu Reeves adalah salah satu anak lelaki dari 4 bersaudara. Ibunya namanya Patricia Bond, sedang si ayah adalah Samuel Nowlin Reeves Jr. Dengan kombinasi darah Hawaii, Portugis, Tiongkok, Irlandia, dan Inggris, ketampanan Keanu termasuk unik dan eksotis.

Diambil dari bahasa Hawaii, nama Keanu mempunyai makna “angin sepoi di pegunungan”. Si ibu ambil nama itu dari salah satunya nenek moyang mereka, Henry Keanu Reeves.

Apesnya, ayah si artis menanggung derita ketagihan heroin sepanjang dua puluh tahun. Pada tahun 1992 lalu, ayahnya ketangkap saat sedang transaksi bisnis jual-beli kokain di satu lapangan terbang.

Akhirnya, dia kehilangan figure ayah sesudah mereka raib contact. Saat itu, dianya belum genap berumur 14 tahun.

Dyslexia dan Putus Sekolah

Tidak pernah lama tinggal di satu wilayah, keluarga Keanu sering berpindah dari lokasi yang satu ke lain tempat sebab si ibu menikah kembali. Dalam waktu lima tahunan, Keanu dapat beralih-pindah sampai 5 kali.

Dia tidak cuman kerap beralih sekolah. Sebab dipandang begitu liar, punyai permasalahan mental dan emosional, dan menanggung derita dyslexia, Keanu seringkali dikeluarkan oleh faksi sekolah.

Walau tanpa ijazah kelulusan, dia pernah mengenyam pengajaran di Etobicoke School of the Arts, Toronto.

Disuruh Tukar Nama

Aksinya di dunia pertunjukan berawal dari jadi bintang iklan Coca Cola (1983). Dia dijumpai berpindah ke Hollywood, Los Angeles dan mengikut beberapa casting dan audisi menjadi artis.

Sayang, saat itu dia sering alami penampikan karena nama Keanu termasuk tidak gampang untuk disampaikan. Untuk lulus casting, dia juga coba memakai namanya dengan penulisan lain, seperti K.C. Reeves.

Bahkan juga, dia sempat terpikirkan untuk tidak memakai nama asli. Beberapa faksi agennya secara terus-terang merekomendasikan Keanu untuk memakai name stage seperti Page Templeton III, Chuck Spadina, sampai Templeton Page Taylor. Walau begitu, dia pilih untuk selalu memakai nama aslinya untuk mencapai kesuksesan.

Peranan Kecil Jadi Bintang Besar

Pada awal perjalanan profesinya, Keanu cuman mendapatkan peranan kecil kecuali jadi bintang iklan. Walau demikian,dia lagi menekuni jalani prosesnya. Namanya mulai dilirik sesudah dia bermain dalam film comedy fantasy dengan judul Bill dan Ted’s Excellent Adventure pada tahun 1989.

Perlahan-lahan tetapi tentu, profesinya semakin naik. Tidak cuman bagus bermain dalam Poin Break (1991), dia sukses menjadi bintang film berjenis gothic horror dengan judul Bram Stoker’s Dracula pada tahun 1992.

Reputasi Keanu semakin melesat dan raih keberhasilan karena film action thriller, Speed pada tahun 1994. Dalam film itu, dia bersaing akting dengan artis elok Sandra Bullock.

Dia selanjutnya menjadi bintang beberapa film yang lain bersama beberapa artis dan artis kelas atas. Pada tahun 1997, dia bersaing akting dengan Charlize Theron dan Al Pacino dalam The Devil’s Advocate.

Keahliannya dalam seni peranan terlihat semakin menajam bersamaan makin banyak film yang diperaninya. Masuk tahun 1999, dia capai pucuk karismanya dan jadi bintang besar karena trilogy The Matrix. Dalam film futuristic berjenis science fiction itu, Keanu sukses memainkan Neo yang disebut figur intinya.

Stabil dan Berprestasi

Keberhasilan The Matrix membuat Keanu Reeves makin digilai fans dari penjuru dunia. Dengan stabil, dia masih menjaga prestasinya dalam bersandiwara.

Pada tahun 2000, dia kembali bermain dalam The Replacements sampai Constantine (2005) yang tetap jadi perhatian dunia. Dia sukses menjadi bintang The Lake House, sebuah romantic sinetron pada tahun 2006 yang dijalaninya kembali bersama Sandra Bullock.

Masuk 2013, aktingnya yang memikat bisa dicicipi dalam film action 47 Ronin. Film yang diambil dari cerita riil dan sempat dicetak ini bercerita mengenai sekelumit perselisihan yang ditemui beberapa samurai Negeri Sakura.

Aktingnya yang fantastis dan penuh penjiwaan mengantarkannya ke bermacam penghargaan berprestise yang terbatas.

Makin Terkenal Sebagai Baba Yaga

Pada akhirnya, pada tahun 2014, Keanu kembali menjadi bintang film yang mengangkat reputasinya. Akting dan kekuatan aksinya yang menarik dalam John Wick sudah merampas hati beberapa fansnya.

Keberhasilan film John Wick diteruskan dengan sekuel ke-2 nya, John Wick: Chapter 2 (2017) dan John Wick: Chapter 3-Parabellum pada tahun 2019. Bahkan juga keberhasilan Parabellum sukses menaklukkan Avengers: Endgame dan kantongi 57,2 Juta Dollar AS (seputar Rp800 miliar) di Negeri Paman Sam.

Pilih Bujang sebab Trauma

Dengan muka gantengnya yang halus dan berkharisma, punyai talenta cemerlang sebagai artis dan kaya raya, pasti terlihat tidak mungkin bila seorang Keanu tidak dapat mendapati cinta. Tetapi sayang, ada argumen tertentu kenapa dia masih pilih bujang sampai saat ini.

Dahulu, Keanu pernah merajut kasih dengan seorang artis separuh waktu namanya Jennifer Syme. Tetapi apesnya, putri mereka yang namanya Ava Archer Syme-Reeves tidak berhasil lahir dan wafat. Tragedi ini membuat Keanu-Jennifer pisah.

Meskipun pisah, mereka masih bersahabat dekat. Sayang, Jennifer yang paling berduka alami kecelakaan kronis. Pada tahun 2001, dia meninggal saat itu juga sesudah 1,tiga tahun putri mereka wafat.

Keperginya Ava dan Jennifer yang ironis tidak salah menghajar Keanu. Si artis terluka luar biasa dengan stres dan kedukaan yang dalam. Semenjak itu, Keanu sama seperti yang malas jatuh hati kembali.

Individu yang Pemurah hati dan Simpel

Kecuali berpotensi sebagai artis, Keanu yang pemain bass dari band grunge namanya Dogstar ini dikenali pemurah hati dan simpel. Style hidupnya jauh dari kesan-kesan celebrity yang serba glamour dan hingar-bingar.

Di beberapa peluang, dia ingin memberi upahnya dalam skala besar supaya team produksi bisa bayar artis dan artis lainnya. Diantaranya untuk artis Al Pacino (dalam film The Devil’s Advocate) dan Gene Hackman untuk The Replacements.

Dia sempat juga memberi beberapa puluh juta Dollar AS untuk team baju dan special effect dalam pembuatan film The Matrix.

Selain itu, dia sering menyumbang beberapa dana dengan teratur untuk beberapa wanita yang menanggung derita kanker. Karena salah satunya saudarinya, Kim Reeves menanggung derita leukemia, Keanu buka tubuh amal khusus untuk beberapa pengidap kanker.

Dia sering bercampur dengan warga dan kerap nampak sedang memakai transportasi khalayak. Dia tidak enggan menyilahkan penumpang wanita untuk ambil tempat duduknya saat di kereta bawah tanah.

Lagi Berkilau Walau Hidup Penuh Duka cita

Dengan keseluruhan kekayaan capai 360 juta Dollar AS (kira-kira Rp5 triliun), Keanu masih pilih hidup simpel dan lagi berkreasi. Di umurnya yang sekarang telah tidak lagi muda, dia masih berkilau berkilau dalam profesinya.

Berdasar data sah yang diinfokan Warner Bros, 21 Mei tahun depannya bisa menjadi ‘Hari Keanu Reeves’ karena ke-2 filmnya, The Matrix 4 dan John Wick: Chapter 4 akan launching di bioskop penjuru dunia. Sedang untuk tahun ini, film Bill dan Ted Face the Music yang dijalaninya akan launching tanggal 21 Agustus.

Figur yang pernah dikukuhkan jadi satu dari 50 Orang Paling indah di Dunia versus Majalah People tahun 1995 ini masih memberikan inspirasi. Walau banyak alami hal menyedihkan, tetapi dia lagi berkilau dan jadi ide untuk beberapa fansnya.